Heart Broken Section - Album Yang Mengguncang Hati Dan Pikiran
Noer Bin Matt - "Heart Broken Section"
(Debut Album, Rilis 31 Oktober 2021)
Genre : Campuran
Indie, Metal, Alternative Rock, Punk, Alternative Hip-Hop
Label : N.B.M Independen Music
Ketika musik bukan sekadar hiburan, tapi juga senjata. "Heart Broken Section", album pertama Noer Bin Matt, hadir bukan hanya untuk didengar, tetapi untuk dirasakan.
10 materi lagu yang menggugah nurani, menampar realitas, dan menyuarakan suara-suara yang dibungkam. Album ini adalah teriakan lantang bagi mereka yang tertindas, mereka yang kehilangan, dan mereka yang masih bertahan melawan dunia yang tak adil.
Noer Bin Matt tak sekadar menyusun nada, ia merangkai luka dan harapan dalam tiap baitnya. Dari isu kekerasan, perlawanan terhadap ketidakadilan, hingga kisah cinta yang abadi meski maut memisahkan—album ini adalah kisah hidup yang bisa menjadi kisah siapa saja.
TRACKLIST & DESKRIPSI LAGU
1. Disekitar Kita
Kekerasan ada di mana-mana, bahkan di rumah sendiri. Lagu ini menguliti realitas KDRT dan perdagangan manusia dengan lirik yang mengguncang. Suara tangisan yang disamarkan dalam gitar distorsi, menyampaikan pesan: kita tak boleh diam.
2. Penantian Akhir
Perang terbesar bukan di medan tempur, tapi dalam diri sendiri. Lagu ini berbicara tentang jihad melawan nafsu, pergulatan antara baik dan buruk yang ada dalam setiap manusia. Melodi yang gelap dengan vokal yang penuh emosi, membuat kita bertanya: sudah sejauh mana kita bertarung melawan diri sendiri?
3. Mama
Untuk mereka yang kehilangan sosok ibu. Lagu ini seperti surat dari seorang anak yang masih merindukan dekap hangat ibunya. Setiap liriknya adalah tangisan yang tertahan, setiap nada adalah doa yang dipanjatkan. Jika kau masih bisa memeluk ibumu, lakukanlah sekarang.
4. Kekasih Yang Pergi
Terinspirasi dari kisah Munir dan Wiji Thukul, lagu ini adalah nyanyian bagi mereka yang kehilangan kekasih karena perjuangan kemanusiaan. Tidak ada perpisahan yang lebih menyakitkan daripada kehilangan seseorang yang berjuang demi keadilan. Cinta mereka tetap hidup dalam ingatan dan perjuangan.
Apa yang kau lakukan jika tahu ajal sudah dekat? Lagu ini adalah surat perpisahan yang indah—tentang cinta yang tetap bertahan meski maut sudah menunggu. Dibalut dengan melodi yang mendayu dan lirik yang menusuk, ini adalah lagu yang akan menghantui benak pendengar.
6. Menari-nari Di Atas Pelangi
Sebuah selebrasi kebebasan! Lagu ini adalah perasaan lega saat akhirnya lepas dari hubungan toxic dan manipulatif. Energinya begitu liar, seperti seseorang yang akhirnya bisa bernafas setelah sekian lama terkurung dalam hubungan yang menyiksa.
7. Perlawanan Kami
Lagu ini adalah tamparan keras bagi mereka yang menyalahgunakan kekuasaan. Dengan distorsi gitar yang tajam dan lirik yang tajam pula, ini adalah lagu bagi mereka yang muak dengan ketidakadilan.
8. Bunga Terindah
Cinta tidak selalu harus memiliki. Lagu ini adalah tentang mengenang seseorang yang pernah menjadi bagian terbaik dalam hidup, meskipun tak lagi berjalan bersama. Bukan semua perpisahan harus disertai kebencian, beberapa cukup dikenang dengan senyuman.
9. Bully
Dunia terlalu kejam untuk mereka yang tak bisa melawan. Lagu ini berbicara tentang luka yang ditinggalkan oleh perundungan. Pelaku bully tak lebih dari hewan tanpa akal, dan mereka yang diam adalah bagian dari kejahatan.
10. Rakus
Keserakahan manusia tak ada batasnya. Lagu ini adalah kritik tajam terhadap orang-orang yang ingin menguasai segalanya, merusak dunia demi kepentingan sendiri. Lagu penutup yang keras dan penuh kemarahan—seperti peringatan terakhir sebelum kehancuran.
NOER BIN MATT: SUARA YANG TAK BISA DIBUNGKAM
Dibalik musiknya yang penuh gejolak, Noer Bin Matt adalah suara bagi mereka yang tak bisa berbicara. Lahir dan besar dalam lingkungan yang penuh ketidakadilan, ia menjadikan musik sebagai alat perlawanan. Lirik-liriknya adalah refleksi dari pengalaman nyata, jeritan hati yang tak bisa disampaikan dengan kata-kata biasa.
Dengan gaya bermusik yang terinspirasi dari grunge, punk, dan alternative rock, Noer Bin Matt membawa warna baru dalam dunia musik independen. Album ini adalah awal dari sesuatu yang lebih besar—bukan sekadar karya, tetapi gerakan.
Jika kau pernah merasa marah, kecewa, kehilangan, atau ingin melawan, "Heart Broken Section" adalah album yang kau butuhkan.
Rilis 31 Oktober 2021. Dengarkan, resapi, dan biarkan suaranya menjadi bagian dari perjuanganmu.


Komentar